Kutipan "Kata Bijak" Buddha


Buddha Gautama dilahirkan dengan nama Siddhārtha Gautama (Sanskerta: Siddhattha Gotama; Pali: "keturunan Gotama yang tujuannya tercapai"), dia kemudian menjadi Buddha (secara harfiah: orang yang telah mencapai Penerangan Sempurna). Dia juga dikenal sebagai Shakyamuni ('orang bijak dari kaum Sakya') dan sebagai Tathagata. Siddhartha Gautama adalah guru spiritual dari wilayah timur laut India yang juga merupakan pendiri Agama Buddha. Ia secara mendasar dianggap oleh pemeluk Agama Buddha sebagai Buddha Agung (Sammāsambuddha) pada masa sekarang. Waktu kelahiran dan kematiannya tidaklah pasti: sebagian besar sejarawan dari awal abad ke 20 memperkirakan kehidupannya antara tahun 563 SM sampai 483 SM, ada juga yang menyebut tahun 623 SM sampai 543 SM; baru-baru ini, pada suatu simposium para ahli akan masalah ini, sebagian besar dari ilmuwan yang menjelaskan pendapat memperkirakan tanggal berkisar antara 20 tahun antara tahun 400 SM untuk waktu meninggal dunianya, sedangkan yang lain menyokong perkiraan tanggal yang lebih awal atau waktu setelahnya.

Siddhartha Gautama merupakan figur utama dalam agama Buddha, keterangan akan kehidupannya, khotbah-khotbah, dan peraturan keagamaan yang dipercayai oleh penganut agama Buddha dirangkum setelah kematiannya dan dihafalkan oleh para pengikutnya. Berbagai kumpulan perlengkapan pengajaran akan Siddhartha Gautama diberikan secara lisan, dan bentuk tulisan pertama kali dilakukan sekitar 400 tahun kemudian. Pelajar-pelajar dari negara Barat lebih condong untuk menerima biografi Buddha yang dijelaskan dalam naskah Agama Buddha sebagai catatan sejarah, tetapi belakangan ini "keseganan pelajar negara Barat meningkat dalam memberikan pernyataan yang tidak sesuai mengenai fakta historis akan kehidupan dan pengajaran Buddha."

Kutipan :

"Kamu tidak akan dihakimi karena kemarahanmu, kamu akan dihakimi oleh kemarahanmu."

"Semua yang ada pada kita sekarang adalah hasil dari apa yang sudah kita pikirkan terdahulu."

"Wanita di dunia ingin menunjukkan bentuk tubuh mereka, baik waktu berjalan, berdiri, duduk, ataupun tidur. Bahkan Ketika direpresentasikan ke dalam gambar, ia ingin memikat dan mencuri hati pria pujaan hatinya."

"Dapatkan keselamatanmu sendiri. Jangan bergantung kepada orang lain."

"Satu-satunya kegagalan sesungguhnya dalam hidup adalah tidak menjadi yang terbaik yang kita tahu."

"Kebahagiaan datang ketika pekerjaan dan kata-kata Anda menjadi manfaat bagi dirimu dan orang lain."

"Tak ada jalan menuju kebahagiaan. Kebahagiaan adalah jalannya."

"Tiga hal tidak bisa lama disembunyikan: matahari, bulan, dan kebenaran."

"Pria bodoh itu seperti sapi. Dia tumbuh dalam ukuran, bukan dalam kebijaksanaan."

"Tidak ada yang menyelamatkan kita kecuali diri kita sendiri. Tidak ada yang bisa dan tidak ada yang mampu. Diri kita sendiri harus mampu melangkah pada jalan yang kita tuju."

"Ribuan lilin dapat dinyalakan dari satu lilin dan nyalanya tidak akan berkurang. Begitu pun kebahagiaan tidak akan pernah berkurang walau dibagi-bagi."

"Pada akhirnya, hanya tiga hal yang berarti: Seberapa banyak kau mencintai, Seberapa lembut kau menjalani hidup, dan seberapa ikhlas kau melepaskan sesuatu yang tidak dimaksudkan untukmu."

"Jangan memikirkan masa lalu, jangan memimpikan masa depan, konsentrasikan pikiran pada saat sekarang."

"Aku tidak percaya pada sebuah takdir yang didapatkan manusia bagaimanapun mereka berlaku, tapi aku percaya pada sebuah takdir yang didapatkan manusia dengan bertindak."

"Kesehatan adalah pemberian yang paling baik, kepuasan adalah kekayaan yang terbesar, dan kesetiaan adalah hubungan yang terbaik."

"Seperti sebuah lilin yang tidak terbakar tanpa api, manusia tidak dapat hidup tanpa kehidupan spiritual."

"Benci tidak dapat dihilangkan dengan benci namun dengan cinta inilah hukum yang abadi."

"Jika seseorang bisa mengendalikan pemikirannya dia bisa menemukan jalan keselamatan. Dan semua kebijaksanaan dan kebaikan akan datang sendirinya kepada mereka."

"Lebih baik melakukan perjalanan dengan baik daripada sampai di tujuan."

"Yang lebih baik dari seribu omong kosong adalah satu kata yang membawa perdamaian."

"Apapun kata-kata yang kita ucapkan, kata kata tersebut harus dipilih dengan hati hati karena orang lain akan mendengar kata kata tersebut dan terpengaruh oleh kata tersebut demi kebaikan atau keburukan."

"Kebaikan lebih sering dirusak oleh orang jahat daripada dicintai oleh orang-orang baik."

"Jangan berlebihan menilai apa yang kamu terima, apalagi iri dengan milik orang lain. Dia yang iri dengan milik orang lain sulit mendapatkan kedamaian batin."

"Apa yang menjadikan anda saat ini berdasarkan apa yang anda lakukan selama ini. Apa yang menjadikan anda di masa depan berdasarkan apa yang anda lakukan saat ini."

"Kebahagiaan itu bukan tergantung pada kejadian, namun tergantung pada pemikiran kita."

"Menggenggam kemarahan itu tak ubahnya menggenggam aspal panas di tanganmu untuk dilemparkan ke orang lain; sebelum kau lempar kau sudah terbakar lebih dahulu."

"Lebih baik menaklukan dirimu sendiri daripada memenangkan ratusan pertempuran. Kemenangan itu milikmu. Kemenangan itu tidak akan pernah bisa dirampas darimu, tidak oleh malaikat ataupun setan, surga ataupun neraka."

"Mari kita bangun dan bersyukur: walau kita tidak belajar banyak hari ini, setidaknya kita belajar sedikit; jika tidak belajar sedikit, setidaknya kita tak sakit; dan jika ternyata kita sakit, setidaknya kita tak mati. Karena itu marilah bersyukur."

"Seperti orang lain di alam semesta, kamu layak untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang."

"Jangan berada pada masa lalu, jangan membayangkan masa depan, fokuskan pikiran pada apa yang ada hari ini."

"Pikiran itu penting. Dirimu adalah apa yang kamu pikirkan."

Komentar

Posting Komentar

Kutipan Terpopuler

Kutipan "Kata-Kata" Chairil Anwar

Kutipan "Kata-Kata" Kurt Cobain

Kutipan Film - Spider-Man 2

Kutipan Film - Spiderman 2