Kutipan "Kata Bijak" Ahmad Mustofa Bisri


Kiai Haji Ahmad Mustofa Bisri atau lebih sering dipanggil dengan Gus Mus (lahir di Rembang, Jawa Tengah, 10 Agustus 1944) adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang dan menjadi Rais Syuriah PBNU. Ia adalah salah seorang pendeklarasi Partai Kebangkitan Bangsa dan sekaligus perancang logo PKB yang digunakan hingga kini.

Ia juga seorang penyair dan penulis kolom yang sangat dikenal di kalangan sastrawan. Disamping budayawan, dia juga dikenal sebagai penyair.

Kutipan :

"Orang yang tidak mampu melihat kekurangannya sendiri, sulit bisa melihat kelebihan-kelebihan orang lain."

"Adalah terlalu berani membawa ayat-ayat dan sunah Rasul SAW untuk kepentingan politik praktis. Itu merupakan pelecehan dan sekaligus membuat umat bingung."

"Geram pada malam tak hilangkan kelam, murka pada siang tak sirnakan bayang."

"Sebelum menendang, perlu engkau sadari bahwa engkau akan berdiri dengan satu kaki saja."

"Penampilan luar orang belum tentu menggambarkan pribadinya, bahkan seringkali kita terkecoh kalau hanya melihat penampilan seseorang. Bukankah kita sering melihat orang yang tampaknya sopan dan halus, ternyata tabiatnya suka menghasut."

"Boleh berhenti sekolah, tapi jangan berhenti belajar."

"Malaikat tidak pernah salah, setan tidak pernah benar. Manusia bisa salah dan benar, maka kita dianjurkan saling mengingatkan bukan menyalahkan."

"Menghormati orang lain adalah bagian dari menghormati diri sendiri."

"Iman tidaklah sekedar ucapan, tapi amanah dan tanggung jawab."

"Ada yang sibuk memperdebatkan ibadah, hingga tak sempat ibadah."

"Kecantikan batiniahmu dapat memperelok lahiriahmu dan tidak sebaliknya."

"Caci maki dan fitnah sama sekali bukanlah argumentasi dan jauh dari akhlak Islami."

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."

"Berusahalah membalas kebaikan orang, meski dengan sekedar berdoa baik untuknya. Tapi jangnlah mengharap balasan keabaikanmu kepada orang."

"Berbuat baik sajalah dan biarkan mereka yang menerima kebaikanmu yang mengingatnya."

"Orang itu kan macam-macam tabiatnya. Ada yang kasar, ada yang lembut. Ada yang sopan, ada yang tidak. Kita sendiri memang harus berusaha menjadi orang yang lembut dan sopan, tapi kan tidak harus membenci mereka yang belum bisa bersikap begitu."

"Orang yg hanya mendengarkan suaranya sendiri, apa bedanya dengan orang tuli?"

"Sombong ialah lebihan ketololan dimana pemiliknya tak tahu harus dikemanakan."

"Sebelum Anda menasihati orang banyak, sudahkah Anda menasihati diri Anda sendiri?"

"Aku teringat apa yang kubaca tentang tablig Rasulullah SAW yang santun dan lembut. Benar-benar mengajak. Tak pernah Rasulullah tunjuk hidung. Jangan-jangan dalam bertablig panutan mubalig-mubalig itu bukan Rasulullah, pikirku. Lalu siapa?"

"Menghormati tamu itu merupakan anjuran Rasulullah; jadi siapapun tamu kita, mesti kita hormati. Muslim yang baik ialah yang dapat menundukkan rasa suka dan tidak sukanya demi melaksanakan ajaran Rasulnya."

"Allah yang maha pengasih dan penyayang hanya mengasihsayangi hamba-hambanya yang memiliki rasa belas kasihan."

"Berbahagialah mereka yang tidak mempunyai sesuatu untuk dikatakan dan diam."

"Berikhtiarlah sambil berdoa kepada Allah. Karena hasil ikhtiarmu tidak di tanganmu. Tapi di tangan Nya."

"Tradisi yang baik memang perlu kita lestarikan, tapi yang buruk apa mesti kita lestarikan? kalau begitu apa bedanya kita dengan kaum jahiliyah yang dahulu mengecam Nabi kita yang mereka anggap merusak tradisi yang sudah lama dijalankan nenek-moyang mereka?"

"Kebencian kalian terhadap suatu kaum mendorong kalian untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Adil itu lebih dekat kepada takwa. Takwalah kepada Allah."

"Kebencian yang bercampur dengan iri dengki menyebabkan orang kalap dan seringkali menghalalkan segala cara."

"Persoalan pribadi kita janganlah kita biarkan mempengaruhi dan merusak hubungan baik kita dengan sesama."

"Boleh jadi dosa yang kita anggap remeh adalah dosa besar di sisi Allah. Maka kita perlu selalu berhati-hati dan banyak beristigfar kepada NYA."

"Sering-sering memamerkan kegagahan sering kali malah menunjukkan kekerdilan."

"Upayakan agar minimal orang yang engkau sayangi menjadi baik atau lebih baik, setidaknya dengan mendoakannya."

"Masing-masing kita punya kelebihan dan kekurangan. Marilah saling melengkapi dan menyempurnakan untuk mencapai kebahagiaan sempurna, kebahagiaan kita bersama."

"Tak hanya R. A. Kartini. Menurutku semua perempuan yang menghargai dirinya, menghargai dan menginginkan kemajuan sesamanya, Harum namanya."

"Amal makruf dan nahi munkar seharusnya disampaikan dengan cara yang makruf juga."

"Kalau kita boleh meyakini pendapat kita sendiri, mengapa orang lain tidak boleh meyakini pendapatnya?"

"Orang yg paling lemah ialah orang yang tidak mampu mendapatkan teman. Lebih lemah lagi: org yg mendapatkannya dan menyia-nyiakannya."

"Cobaan yang berupa anugerah tidak kalah gawatnya dibanding cobaan yang berupa penderitaan."

"Sering kali pilihan Tuhan untuk kita tidak seperti yang kita inginkan. Baru belakangan kita ketahui bahwa pilihanNYA yang terbaik."

"Berpikirlah sebelum bertindak, mencakup juga berpikir sebelum bicara dan sebelum menulis."

"Apa yang tidak mengingatkanmu kepadaNYA? lalu apa yang membuatmu lupa?"

"Jangan berlebihan membenci. Nanti engkau akan menghalalkan segala cara untuk mendiskreditkan orang yang engkau benci. Dan engkau sendiri yang rugi."

"Perbedaan adalah hal yang fitri. Maka upaya penyeragaman merupakan upaya sia-sia."

loading...

Komentar

Kutipan Terpopuler

Kutipan "Kata Bijak" Buddha

Kutipan "Kata-Kata" Kurt Cobain

Kutipan "Kata-Kata" Chairil Anwar

Kutipan "Kata-Kata" AXL Rose

Kutipan "Kata-Kata" Benyamin Sueb

Kutipan Film - Spiderman 2

Kutipan Film - Spider-Man 2