Kutipan "Kata-Kata" Boy Candra



Boy Candra lahir dan besar di Sumatera Barat. Pernah kuliah di jurusan Administrasi Pendidikan, Universitas Negeri Padang.
Aktif di organisasi komunikasi dan radio di kampus (UKKPK UNP). Menulis rutin di blog rasalelaki.blogspot.com.

Kutipan :

"Yang sering sulit dilakukan adalah menerima kekurangan diri sendiri. Menerima kelebihan orang lain. Sebab merasa paling benar tidak menyediakan ruang untuk diskusi."

"Hidup memang tak semudah kalimat-kalimat bijak. Tapi lebih bijaksana menjadikan kalimat itu sebagai penyemangat dari pada terus mengutuki dan tak berbenah apa-apa."

"Jika hari ini belum punya cukup uang, belum punya cukup kekuasaan, tapi setidaknya masih punya harapan."

"Kau akan mampu melampaui cita-citamu sendiri. Jika tekun dan mencintai apa yang kau lakukan. Meski tidak semuanya pasti bisa didapatkan."

"Kau akan mengerti, mungkin nanti. Bahwa yang diperjuangkan orang lain. Mungkin bagimu hanya hal remeh. Nyatanya, sesuatu yang bermakna besar sekali."

"Jangan takut berjalan sendiri menempuh petualangmu. Tapi takutlah berada di kerumunan besar, disanjung sedemikian, tapi sebenarnya kamu sedang sendirian."

"Beberapa orang mendekat untuk menjadi teman baik yang setia. Beberapa lainnya mendekat untuk memanfaatkan semata."

"Saat setiap kamu mendengar kata ‘mas-mas’ dan yang ada di kepalamu adalah ‘mas kawin’ mungkin sudah saatnya kau butuh kawan berbagi hidup."

"Semesta ini terlalu kecil untuk menyimpan rindu sendirian. Kau pasti akan tersiksa jika terus bersikeras menyimpan."

"Ada saatnya kau harus melepaskan seseorang, bukan karena tidak mencintainya, tetapi demi menjaga hati kita sendiri agar tidak terluka lagi oleh sikap yang sama dan orang yang sama."

"Barangkali Tuhan sedang tidak ingin kamu jatuh cinta. Agar kamu bisa mencintai dirimu lebih lama."

"Tidak menahanmu pergi bukan berarti tidak cinta lagi. Hanya saja,terkadang lebih baik melepaskan dari pada memaksa terus bersama."

"Kamu mengerti bagaimana akhirnya aku harus menyerah untuk melupakanmu yang begitu berarti…. kamu memilih diam saat aku menyeka lembab hujan disudut gelap mataku."

"Pacaran jarak jauh memang tak semudah air yang jatuh, tetapi pacaran jarak jauh mampu menumbuhkan rindu yang utuh."

"Aku ingin kamu saja yang menemaniku membuka pagi hingga melepas senja, menenangkan malam dan membagi cerita."

"Kenang saja kita sekedar masa lalu,. Kita yang pernah ingin bahagia,tetapi luka lebih cepat datangnya. Kita yang gagal menyatukan ingin. Sebab kamu lebih suka bermain."

"Belajarlah benar-benar tidak peduli padanya sampai kau merasa semuanya sudah biasa saja. Kadang, rasa iba hati akan membuat sisa perasaan tumbuh kembali. Jika kau tak tega untuk menolaknya, dia akan tetap bersemayam dalam dadamu yang penuh luka."

"Hal sederhana namun kadang begitu sulit dilakukan adalah mengakui kalau kita salah dan meminta maaf. Itu sederhana sekali, namun butuh jiwa yang besar untuk bisa melakukannya."

"Kau hanya sedang jadi bayang-bayang. Kau tidak sedang benar-benar disayang."

"Menjadi biasa itu tidak selalu mudah. Biasa tanpa kamu, misalkan."

"Mencintai itu rasa syukur. Jika kamu tidak pernah mensyukuri apa yang dia miliki, sampai kapan pun dia tak akan pernah cukup bagimu."

"Selamat tidur. Kalimat itu pernah ingin kusampaikan, lalu kusimpan, dan kulupakan saja."

"Cuma dianggap sekadar teman. Jangan berharap sampai pelaminan."

"Kau sebenarnya tahu, dia hanya main-main denganmu. Namun, kau lebih suka membodoh-bodohi dirimu sendiri dengan menciptakan harapan dia sedang tidak main-main denganmu."

"Bekerja lebih rajin, berdoa lebih banyak, adalah caraku menciptakan jalan untuk menujumu. Semoga aku sampai tepat waktu. agar kau tak dijemput yang lain lebih dulu."

"Bukan orang lain yang sombong, mungkin kita saja yang ingin selalu diprioritaskan. Sementara orang lain punya kesibukan yang lebih penting dari pada persoalan kita."

"Nanti kita akan bertemu lagi sebagai dua orang teman lama. Kau mungkin rindu masa lalu, aku sudah tak akan lagi begitu."

"Dia mungkin masih bisa tersenyum lebih tenang dibanding kamu, meski diam-diam hari-harinya jauh lebih pahit dari apa yang kamu lalui."

"Bisa jadi setelah belajar melepaskannya, dia malah semakin dekat denganmu. Atau, malah didekatkan yang lebih baik dari dia untukmu."


Pages : 1| 2

Komentar

Kutipan Terpopuler

Kutipan "Kata Bijak" Buddha

Kutipan "Kata-Kata" Chairil Anwar

Kutipan "Kata-Kata" Kurt Cobain

Kutipan "Kata-Kata" AXL Rose

Kutipan Film - Spider-Man 2

Kutipan Film - Spiderman 2